Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikomplain anak buah, Kapolri sebut AKBP Untung sudah diberi hadiah

Dikomplain anak buah, Kapolri sebut AKBP Untung sudah diberi hadiah Badrodin Haiti. ©2014 merdeka.com

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan pihaknya sudah memberikan penghargaan untuk aksi AKBP Untung yang dengan berani melumpuhkan teroris saat ledakan sebuah bom di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Namun, Kapolri tak ingat penghargaan yang diberikan seperti apa.

"Waktu itu kalau enggak salah dikasih penghargaan cuma dia enggak datang," ujar Badrodin di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (8/4).

"Lupa kapan (penyerahannya) dan apa (penghargaannya)," tambahnya.

Sementara itu, Kapolri pun memberikan apresiasi terhadap Untung yang berniat mengikuti bursa pemilihan Bupati Seram Bagian Barat, Maluku tahun depan."Ya enggak apa-apa, bagus lah. Silakan aja," tuturnya.

Kendati demikian, Jenderal bintang empat ini belum bisa memastikan apakah AKBP Untung harus mundur dari jabatannya jika maju di Pilkada nanti.

"Kita liat dulu kan Undang-Undang Pilkada mau direvisi masih digodok. Katanya cukup cuti ya sudah cuma itu kan masih proses digodok kita tunggu aja," tandasnya.

Sebelumnya, Perwira Menengah Pusat Pendidikan Polisi Air Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri, AKBP Achmad Untung Sangaji mengaku kecewa terhadap sikap Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Apalagi, dia mengaku usai melumpuhkan teroris di kawasan Thamrin beberapa waktu lalu, hanya diganjar sebuah pin dan sejumlah duit.

"Ini udah beberapa bulan. Yang lain udah dikasih tempat, saya enggak ada sama sekali. Saya cuma dikasih PIN aja. Kapolri tidak memanggil saya secara khusus, cuma Lemdikpol," kata Untung, kepada merdeka.com, Rabu (6/4) malam.

Untung semakin merasa bingung, lantaran pada satu kesempatan Badrodin mengatakan kasus Thamrin merupakan kasus biasa. Menurut dia, penjelasan itu tentu melukai dia dan rekannya yang sudah berjibaku melindungi warga.

"Kapolri menjelaskan ke kita karena ini kasus biasa. Saya enggak paham, karena ini didengar sama pasukan. Kita punya bapak melecehkan seperti itu. Saya tidak menghina dia, malah beliau menghina saya. Ini jabatan Kapolri kan bintang empat. Saya berjuang di sana," katanya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP