Dikira bom, tas mencurigakan di Hotel Ina Garuda berisi roti
Merdeka.com - Sebuah tas warna abu-abu yang awalnya diduga berisi bom di pintu gerbang belakang Hotel Ina Garuda di Jalan Malioboro, Yogyakarta ternyata hanya berisi puluhan bungkus roti, majalah dan buku. Tas tersebut dibongkar dengan menggunakan robot Icode milik tim gegana Polda DIY.
Dari pantauan merdeka.com, tas warna abu-abu berisi sebuah kotak kardus putih dengan diikat pita warna merah. Hal itulah yang menjadi kecurigaan tim Gegana.
Menurut Komandan Tim Gegana, AKBP Maryono, meski bukan berisi bom pihaknya tetap melaksanakan tugas sesuai prosedur. Mereka tetap waspada saat membongkar tas tersebut.
"Biasa saja prosedur semua begitu, sudah terbuka aman, SOP-nya seperti itu," katanya pada wartawan, Rabu (18/2).

Dia menegaskan bahwa isi tas tersebut bukan bom. Menurutnya mungkin itu barang seseorang yang tertinggal atau hilang.
"Isinya itu roti, majalah, di tas tulisan entah apa, lalu ada minuman ringan, clear aman. Sekarang saya serahkan ke kapolsek," tandasnya.
Sebelumnya tas berwarna abu-abu tersebut ditemukan salah satu petugas hotel sekitar pukul 09.00 WIB. Karena curiga, pihak hotel pun kemudian melaporkan penemuan tas tersebut ke pihak Polsek Danurejan, Kota Yogyakarta.
Lerep Saptata (33) juru parkir Hotel Ina Garuda yang menemukan tas tersebut mengaku merasa curiga ada tas digeletakkan begitu saja di gerbang darurat.
"Jam 9 pagi saya lihat itu waktu ngecek kendaraan, awalnya nggak curiga, cuma merasa aneh saja ada tas ditaruh di situ," katanya pada merdeka.com.
Lokasi tempat tas yang diduga berisi bom tersebut kini ditandai dengan polis line. Pintu belakang hotel Ina Garuda tersebut merupakan pintu darurat yang hanya digunakan jika Jalan Malioboro ditutup untuk acara-acara. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya