Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikhawatirkan Tularkan Corona, Saksi Paslon Bajo Sempat Diusir Wali Kota Solo

Dikhawatirkan Tularkan Corona, Saksi Paslon Bajo Sempat Diusir Wali Kota Solo Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo usir saksi Bajo. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi pengusiran saksi dalam Pilkada serentak 2020 terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo. Wali Kota FX Hadi Rudyatmo mempersilakan saksi paslon Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) yang didatangkan dari luar kota untuk meninggalkan tempat.

Ketua Tim Pemenangan Bajo, Sigit Prawoso, membenarkan peristiwa pengusiran tersebut. Ia pun mendatangi TPS 18 yang berada di dekat kediaman pribadi Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo tersebut.

"Benar ada peristiwa itu (saksi Bajo diusir Wali Kota Solo) karena dianggap dari luar Kota Solo, dan dikhawatirkan membawa virus corona," ujar Sigit.

Atas kejadian tersebut, ia pun berkonsultasi dengan KPU Solo. Dan hasilnya tetap memperbolehkan Bajo mendatangkan saksi dari luar Kota Solo. Hal itu dilakukan agar pemungutan suara di TPS 18 berjalan lancar.

"Kami langsung komunikasi dengan ketua KPU Solo dan itu tidak masalah," katanya.

Ia mengungkapkan sesuai aturan, saksi di TPS bisa menunjukkan dan menyerahkan surat rapid test. Selain itu, mendapat surat mandat yang dikeluarkan ketua tim pemenangan atau dari paslon.

"Syarat semua itu sudah terpenuhi. Dasar hukumnya PKPU Pasal 10 A. Kami minta pada Wali Kota Solo bisa memahami aturan itu," ucapnya.

Sigit mengaku telah menemui Wali Kota Solo dan akhirnya saksi di TPS 18 bisa masuk di TPS. Pihaknya tidak ingin peristiwa pengusiran serupa terjadi di TPS lain, mengingat ada ratusan saksi datang ke TPS.

Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota yang juga Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo tidak menampik kabar tersebut. Rudy mengaku warga sekitar TPS keberatan dengan adanya saksi dari luar kota, lantaran dikhawatirkan berpotensi menularkan Covid-19.

"Ini yang menjadi persoalan saksi, karena banyak yang berasal dari luar kota. Mulai kemarin sempat ribut. Namun karena di peraturan KPU memperbolehkan, ya terserah," pungkas Rudy.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP