Dikeroyok TNI di OKU, Kapolsek Martapura kritis
Merdeka.com - Kapolsek Martapura AKP Riduan menjadi salah seorang korban amukan puluhan personel TNI di Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan. Saat ini, AKP Riduan dalam kondisi kritis.
"Kapolsek dalam keadaan luka cukup parah dan diterbangkan ke Sumsel (RS Bhayangkara Palembang)," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Suhardi Alius, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/3).
Menurutnya, untuk sementara ada empat korban dalam tragedi itu. Tiga korban di antaranya berada di Mapolres OKU dan satu lainnya di OKU Timur.
Sementara itu, Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, korban kritis berjumlah dua orang. Korban menderita luka tusukan sangkur.
Dia mengatakan, Kapolsek Martapura AKP Riduan dikeroyok saat puluhan personel TNI melintas di depan Mapolsek. "Saat itu dia tidak berada di dalam Polsek, tapi di luar," kata Boy.
Dia mengatakan, dari empat korban, dua di antaranya telah diterbangkan ke RS Bhayangkara Palembang.
"Dari empat orang yang luka, satu orang cleaning service, satu Kapolsek," kata Boy.
Boy mengatakan, seluruh korban ditusuk dengan sangkur. Saat menyerang Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, seluruh personel TNI membawa sangkur. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya