Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dijanjikan Rp 20 ribu & bensin, 2 siswa SMK rela jadi kurir ganja

Dijanjikan Rp 20 ribu & bensin, 2 siswa SMK rela jadi kurir ganja Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Berdalih tak punya uang untuk membeli rokok, dua pelajar SMK berinisial JN (16) dan GL (18), nekat menjadi kurir ganja. Untuk mengantar barang haram itu kepada pemesan, mereka diupah Rp 20 ribu dan diisikan bensin motor full tank senilai Rp 18 ribu.

Belum berhasil mengantar ke tempat tujuan, kedua pelaku yang tinggal bertetangga di Perumnas Talang Kelapa, Palembang, itu diamankan polisi saat gelaran razia. Dari tangan mereka ditemukan satu paket ganja seharga Rp 20 ribu.

Kepada petugas, tersangka JN mengaku diminta temannya berinisial YH untuk membeli ganja. Lantaran sudah tahu bandarnya karena pernah membeli untuk dipakai sendiri, tersangka bersedia dan membelinya di kawasan Pahlawan, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.

"Saya pernah beli sama bandar itu, dekat Polda Sumsel. Jadi saya beliin, lagi pula diupah duit sama bensin motor," ungkap tersangka JN di Mapolsek Sukarami Palembang, Senin (1/2).

Rencananya, kata siswa SMK kelas X jurusan otomotif, uang upah itu dibelikan rokok. Kebetulan, keduanya tidak punya uang sama sekali.

"Buat beli rokok saja, lumayan," kata dia.

Sementara tersangka GL mengaku hanya menemani saja dan motor itu miliknya. "Kebetulan saya di sana lagi barang JN, saya bonceng buat ngantarnya," ujarnya.

Kapolsek Sukarami Palembang, Kompol Nurhadiansyah mengungkapkan, kedua tersangka diringkus saat gelaran razia kendaraan lalu lintas. Gelagat keduanya mencurigakan sehingga membuat petugas menggeledah mereka dan ditemukan barang bukti di saku celana salah satu tersangka.

"Keduanya bertugas sebagai kurir, ditangkap baru saja mengambil ganja pemesan," pungkasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP