Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dihantam Gelombang, Seorang Nelayan Ditemukan dalam Keadaan Meninggal

Dihantam Gelombang, Seorang Nelayan Ditemukan dalam Keadaan Meninggal Seorang nelayan di Kupang meninggal dunia. Istimewa

Merdeka.com - Aji Daud (24), seorang nelayan asal Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) hilang saat melaut di perairan Panmuti, Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah. Korban akhirnya ditemukan tidak bernyawa dalam operasi SAR hari ketiga, Jumat (2/4).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Emi Frizer menjelaskan, operasi SAR hari ketiga dilakukan pada pukul 06.00 WITA. Tim Rescue dibagi dalam dua SRU, yakni SRU Laut terdiri dari tim penyelam, RIB 10 Kupang, RIB Polairud, rubber boat 35PK dan perahu nelayan. Sedangkan SRU Darat melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Pantai Panmuti ke arah Barat sejauh enam kilometer.

Pukul 08.50 WITA, tim SAR mendapat informasi dari nelayan bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 10° 5' 2"S - 123° 37' 16"E, yang berjarak -+ 4,57 NM arah barat dari lokasi kejadian. Korban dievakuasi menuju Pantai Panmuti dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.

"Menurut laporan yang diterima bahwa korban terjatuh dari perahu, karena dihantam gelombang dan angin kencang," tutur Emi Frizer.

Menurut Emi, tim SAR yang diterjunkan untuk melakukan pencarian sebanyak 10 orang yang dilengkapi peralatan, satu unit rescue car, satu unit truck personel, satu buah palsar Air (Perahu karet), RIB 10, Alkom, pal medis serta palsar pendukung lainnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP