Dihadiri Pemimpin Junta Myanmar, 4.382 Polisi Disebar Amankan KTT ASEAN di Jakarta
Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut, sebanyak 4.382 personel Polri melakukan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2021. Kegiatan itu sendiri rencananya akan digelar mulai Sabtu (24/3) besok di Jakarta.
"Ada 4.382 personel Polri yang dilibatkan ditempatkan untuk pengamanan di 51 titik termasuk dalamnya pengamanan rute, pengamanan akomodasi, hotel dan pengamanan terminal airport untuk kedatangan," kata Fadil kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/4).
Jenderal bintang dua ini menyebut, nantinya anggota Korps Bhayangkara akan fokus pada Ring III saja dalam melakukan pengamanan acara tersebut. Karena, untuk Ring I dan II akan dijaga oleh Pasukan Pengamanan Presiden.
"Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lancar, Polri dalam operasi pengamanan ini akan melaksanakan semaksimal mungkin, khususnya menjadi tanggung jawab Polri, Polda Metro Jaya di ring III, karena ring I dan ring II oleh Operasi Waskita oleh Pasukan Pengamanan Presiden," sebutnya.
"Karena yang hadir adalah para tamu negara, di mana penanggungjawabnya ada Kodam Jaya dan Pangdam Jaya," sambungnya.
Eks Kapolda Jatim ini pun memastikan, hari ini merupakan hari terakhir dalam melakukan pengecekan persiapan terhadap personel Polri yang melakukan penjagaan atau pengamanan.
"Saya kira ini rekan-rekan sekalian yang bisa kami sampaikan, rangkaian kesiapan seperti gladi posko, kemudian gelar pasukan sudah dilaksanakan pengecekan-pengecekan peralatan dan kelengkapan juga sudah kita laksanakan mulai dark kemarin. Hari ini saya beserta pejabat utama melakukan pengecekan persiapan akhir," tutupnya.
Diketahui, KTT ASEAN akan berlangsung di Jakarta pada Sabtu (24/4). Salah satu agenda yang akan dibahas yaitu krisis Myanmar, yang telah menewaskan lebih dari 700 orang sejak militer melakukan kudeta pada 1 Februari lalu.
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing dipastikan akan hadir dalam KTT tersebut. Demikian disampaikan juru bicara militer Myanmar, Zaw Min Tun kepada Nikkei Asia, dilansir Kamis (22/4).
Saat ditanya apakah jenderal senior itu telah berangkat menuju Jakarta, Zaw Min Tun mengatakan “dia pastinya akan pergi”.
Dalam kesempatan itu, Zaw juga membantah laporan yang beredar di media sosial bahwa ada 11 petinggi penting militer yang berada dalam tahanan rumah, menyebut laporan itu hanya kabar burung.
“(Para pejabat) itu sedang sibuk dengan tugas mereka di Naypyidaw (ibu kota negara),” ujarnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya