Diguyur hujan, tebing di Gunung Kidul ambrol dan menimpa rumah warga
Merdeka.com - Hujan deras mengguyur Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (22/6) malam, mengakibatkan tebing di Arang Pilang Kidul Kecamatan Semin ambrol dan menimpa rumah warga.
Warga yang rumahnya rusak yakni Warto Paijan warga Gunung Kidul, mengatakan kejadian itu bermula sekitar 20.00 WIB. Ketika hujan deras dan tanah di belakang rumahnya mulai bergerak.
Warto mendengar suara gemuruh berasal dari bukit bukit setinggi 15 meter di sisi timur rumah. "Saat itu saya mendengar suara gemuruh dari atas, lalu saya mengajak istri keluar," tutur Warto di Gunung Kidul, Kamis (23/6).
Akibat kejadian itu, kata Warto, bagian belakang rumahnya rusak parah pada bagian dapur dan sebuah kamar.
"Kemarin saya tinggal di rumah saudara karena belum berani tinggal di rumah," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Rejosari Paliyo menjelaskan selain merusak rumah milik Warto, tanah longsor itu juga menyebabkan jalan antar dusun terputus.
"Sudah tidak bisa dilewati, karena jalannya ambles hampir satu meter," kata Paliyo seperti dikutip dari Antara.
Untuk membantu korban, puluhan warga dibantu Tim Reaksi Cepat (TRC), relawan, petugas dari Kodim 0730/Gunung Kidul dan Polsek Semin.
"Kejadian ini juga membuat sejumlah pohon tumbang. Namun tidak sampai memutus aliran listrik PLN," bebernya.
Kepala Seksi Logistik dan Kedaruratan BPBD Gunung Kidul Sutaryono mengatakan sejak semalam, BPBD sudah mengirimkan bantuan personel untuk membantu evakuasi.
"Kami kirimkan bantuan personel, peralatan, dan permakanan untuk korban," imbuhnya.
Sutaryono mengatakan intensitas hujan pada beberapa hari terakhir cukup tinggi sehingga masyarakat terutama yang tinggal di kawasan perbukitan perlu meningkatkan kewaspadaan.
"Kalau hujan deras dalam waktu lama perlu mencari tempat aman untuk berlindung," saran dia.
Diperkirakan kerusakan akibat tanah longsor itu mencapai puluhan juta rupiah. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya