Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diguyur Hujan, Sejumlah Titik di Makassar Banjir

Diguyur Hujan, Sejumlah Titik di Makassar Banjir Banjir di Kota Makassar. ©2020 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Memasuki bulan Desember, cuaca ekstrem di Makassar terus berlanjut. Hujan lebat diikuti angin kencang. Akibatnya, sejumlah titik kebanjiran.

Bukan hanya pemukiman, pinggiran jalan-jalan utama pun tergenang. Bedanya, genangan air di pinggir jalan menyusut saat hujan mulai reda. Sementara di wilayah pemukiman, air bisa berhari-hari menggenangi dengan ketinggian bervariasi tergantung posisi pemukiman.

Pemukiman di Makassar yang kerap jadi langganan banjir seperti di jl Toa Daeng, Kecamatan Panakkukang, lalu jl Inspeksi PAM di Kecamatan Manggala, Perumnas Antang Blok 8 dan Blok 10 juga di Kecamatan Manggala. Selanjutnya BTN Kodam di Kecamatan Biringkanayya. Ketinggiannya, mulai dari sebetis orang dewasa hingga sebatas dada.

Di kompleks Al Ikhwah, jl Inspeksi PAM, Kecamatan Manggala, ketinggian air hingga pinggang orang dewasa.

"Air di dalam rumah sampai sepinggang. Kalau jalan di depan rumah setinggi betis. Ini sudah dua hari. Terpaksa ke rumah sepupu," kata Abdullah, (21), warga kompleks Al Ikhwah.

banjir di kota makassar©2020 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Kondisi serupa terjadi di Perumnas Antang, Blok 8. Ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Banjir di wilayah ini terjadi tiap tahun.

"Air setinggi dada. Keluarga sudah diungsikan ke rumah keluarga di jl Toddopuli. Barang-barang sebagian sudah diangkat lebih tinggi tapi usai banjir, selalu saja ada yang diperbaiki. Jadi sebenarnya kita ini tergolong kaya yah karena setiap tahun selalu perbaiki rumah," kata Lukman, (40), warga Perumnas Antang, Blok 8 sembari tertawa.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP