Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Digigit ikan, 2 korban KM Putri Ayu derita luka serius

Digigit ikan, 2 korban KM Putri Ayu derita luka serius kapal nelayan. merdeka.com/Aris Andrianto

Merdeka.com - KM Putri Ayu yang membawa 27 penumpang dan bahan pangan tenggelam di perairan Ambon tepatnya di laut Alang Pantai, sekitar wilayah laut Kabupaten Maluku Tengah. Sembilan orang sudah berhasil ditemukan, sisa masih dalam pencarian.

Dua dari sembilan korban yang selamat mengalami luka yang cukup serius. Mereka digigit ikan. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) yang diterima merdeka.com Minggu (17/6) dua orang itu atas nama Harmin Wael (20) alamat Waitawa, PNS Dinas Perikanan dan Yusup Suakil (16) alamat waitawa, pelajar.

"Yusup mengalami luka pada paha kanan akibat gigitan ikan dan Yusup Suakil mengalami luka pada tumit kaki kanan," jelas Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Keduanya saat ini, dirawat di puskesmas Desa Negeri Lima. Sisa penumpang lainnya, masih dalam pencarian.

Kapal nahas itu tenggelam sekitar pukul 01.00 WIT dini hari tadi. Sebelumnya kapal kayu dengan berat GT 73 ton tujuan Ambon ke Nambrole Kab Buru Selatan berangkat dari Pelabuhan Slamet Riyadi Kota Ambon pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIT. Sekitar dua jam perjalanan kapal dihantam gelombang besar, sehingga menyebabkan mesin kapal mati dan badan kapal pecah dan tenggelam.

Tingginya gelombang di perairan Maluku dipengaruhi oleh Siklon Tropis GUCHOL yang posisinya di Samudera Pasifik Barat Daya, sebelah Timur Filipina, sekitar 17.2 LU, 127.6 BT (sekitar 1560 km sebelah utara Tahuna). Arah dan kecepatan gerak ke Barat laut dengan kecepatan 15 knots (27 km/jam). Siklon  tropis GUCHOL intensitasnya cenderung meningkat dalam 24 jam ke depan. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP