Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga overdosis obat, sopir tronton tewas di panti pijat

Diduga overdosis obat, sopir tronton tewas di panti pijat over dosis . shutterstock

Merdeka.com - Diduga mengalami overdosis obat, seorang pria paruh baya berinisial KS (50) tewas di salah satu panti pijat di kawasan Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Jasad korban telah dibawa pihak keluarga ke rumah duka.

Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi saat korban yang tinggal di Muara Enim, baru saja melepas pakaiannya di sebuah kamar panti pijat, Selasa (31/1) sore. Korban pamit sebentar kepada seorang pemijat wanita ke kamar mandi untuk buang air kecil.

Tiba-tiba, korban teriak yang membuat pengelola panti pijat menuju sumber suara. Saat ditemukan, korban telah terbujur di dalam toilet dengan mulut berbusa.

Kapolres OKU, AKBP Andi Leo Gunawan, mengungkapkan, dugaan sementara korban tewas karena overdosis obat-obatan. Sebab di saku korban ditemukan obat jenis Polofar Plus.

"Benar, kemarin sore korban tewas di panti pijat. Diduga karena overdosis obat," ungkap Andi, Rabu (1/2).

Dari keterangan saksi, kata dia, korban merupakan sopir tronton pengangkut semen. Lantaran lama menunggu waktu bongkar muat, korban meluangkan waktu untuk pijat.

"Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk visum, dan sudah dibawa pulang ke Muara Enim," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP