Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga Kelelahan, Anggota KPPS TPS 70 Solo Meninggal Dunia

Diduga Kelelahan, Anggota KPPS TPS 70 Solo Meninggal Dunia Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Diduga kelelahan, seorang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), TPS 70, Kelurahan Nusukan Solo, Pamuji Ruswandi (46) meninggal dunia. Pamuji mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu pekan lalu, setelah menyelesaikan rangkaian proses Pemilu 2019.

"Petugas KPPS yang meninggal bernama Pamuji Ruswandi, dari TPS 70 Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari. Meninggalnya Sabtu lalu, dan langsung dikebumikan," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Nurul Sutarti, Selasa (23/4).

Nurul mengatakan, Pamuji meninggal diduga karena kelelahan setelah mengikuti tahapan pencoblosan Pemilu 2019. Yakni usai mengurusi persiapan pencoblosan 17 April, sampai proses rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan di wilayahnya.

Menurut Nurul, di TPS 70 Kelurahan Nusukan, Pamudji bertugas sebagai keamanan. Berdasarkan keterangan dokter, warga Kampung Cengklik RT 01 RW 019, Kelurahan Nusukan itu, sebelumnya tidak mempunyai masalah pada kesehatannya.

"Pak Pamuji meninggal setelah 3 hari membantu pengamanan pencoblosan hingga perhitungan suara," terangnya.

Lebih lanjut Nurul menjelaskan, Pamuji dimakamkan di tempat pemakaman umum Kragilan. Dia meninggalkan seorang istri bernama Hartini dan dua orang putrinya, Gadis Septa P serta Arysuta Nitimanta.

"Kami turut berdukacita sedalam-dalamnya atas meninggalnya petugas KPPS yang telah bekerja dengan baik," kata dia.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP