Diduga jambret, pria bertato tewas usai dihakimi massa
Merdeka.com - Memasuki hari pertama di tahun 2018, Senin (1/1) dini hari tadi sudah terjadi tindak kejahatan kriminalitas di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Bahkan, pelaku tertangkap oleh massa, dihajar beramai-ramai hingga tewas.
Dari informasi didapat merdeka.com, insiden aksi kejahatan ini terjadi di Jalan Padmosusastro, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya. Pelaku yang tewas belum diketahui identitasnya. Hanya bercirikan tubuh dengan tato tersebut diduga baru saja melakukan jambret. Sebab, saat kejadian ada dua pemuda yang nongkrong di warung kopi sekitar Jalan Padmosusastro mendengar teriakan jambret.
Dua pemuda yang diketahui bernama Kevin dan Fatoni bersama warga ikut teriak dan mengejar pelaku. Baru di pertigaan Jalan Patmosusastro ditangkap dan dihajar oleh massa hingga tewas. Kasus itu pun langsung ditangani Polsek Wonokromo, jajaran Polrestabes Surabaya.
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Risti membenarkan kejadian tersebut. Kasus tersebut ditangani Polsek Wonokromo dan Polrestabes. Untuk orang yang meninggal dihajar warga diduga sebagai pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, untuk dilakukan autopsi guna diidentifikasi identitasnya.
"Karena tidak membawa identitas, ini masih dilakukan identifikasi sama tim iden dari Polrestabes Surabaya. Mohon doanya, semoga lekas diketahui identitasnya," kata Iptu Risti, Senin (1/1).
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya