Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga, granat meledak karena Azam menarik pelatuk

Diduga, granat meledak karena Azam menarik pelatuk Lokasi penemuan granat nanas di Aceh. ©2016 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Azam Muslim (21), tewas setelah granat nanas yang ditemukannya di sebuah kandang sapi di Desa Manejemen, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, meledak. Sebelum peristiwa itu terjadi, dia sempat pulang ke rumah lalu pamitan pada ibunya untuk keluar sebentar.

Setelah berpamitan, korban langsung menuju ke kandang yang letaknya hanya 150 meter dari kediaman korban.

"Sebelum ke tempat kejadian, korban sempat pulang ke rumah, karena belum masak nasi, korban pamitan sebentar untuk ke lokasi kejadian," kata Kasat Intel Polresta Banda Aceh, Kompol Apiadin, di lokasi kejadian, Sabtu (7/5).

Saat terdengar ledakan, Muhammad, saksi mata yang juga warga sekitar langsung mendekati lokasi. Didapati, korban sudah berlumuran darah di dalam kandang. Muhammad dibantu istrinya pun langsung mengangkat korban dan melaporkan ke warga setempat.

Kondisi tubuh Azam sangat mengenaskan. "Yang mengangkat korban pertama itu Muhammad sama istrinya, lalu korban langsung dibawa lari ke rumah sakit Meuraxa, Banda Aceh," jelasnya.

Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Jenazah korban kini disemayamkan di rumah duka di Desa Kuta Karang, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar.

Apiadin menduga, korban penasaran dengan barang asing yang ditemukan itu. Lalu korban menarik pelatuk granat dengan meletakkan granat di depan perutnya.

"Dugaan ini karena perut korban keluar, tangan putus, ada juga ditemukan pelatuk granat di lokasi kejadian," jelasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP