Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga Frustasi, Ismai Gantung Diri di Ruang Penyimpanan Keranda Mayat

Diduga Frustasi, Ismai Gantung Diri di Ruang Penyimpanan Keranda Mayat Ilustrasi gantung diri. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Tubuh Ismai (55) ditemukan tergantung di ruang penyimpanan keranda jenazah yang terletak di belakang sebuah musala. Seorang warga yang kebetulan melintas, mendapati jenazahnya tergantung dengan seutas kain selendang.

Warga langsung berdatangan ke lokasi sebelum kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Wonosari, Kabupaten Malang.

Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah mengatakan, korban gantung diri di gudang tempat penyimpanan peralatan kematian. Lokasi gudang berhimpitan tembok di belakang musala Nurroh Desa Plaosan.

"Seorang warga yang sedang jalan-jalan di sekitar lokasi mengetahui tubuh korban tergantung di gudang tempat penyimpanan peralatan kematian," kata Ainun Djariyah di Malang, Jumat (18/1).

Posisi korban menggantung di blandar yang sekaligus difungsikan sebagai kusen pintu. Lehernya terjerat dengan ikatan mati kain selendang. Jarak leher korban dan blandar sekitar 80 Cm, sementara jarak kaki korban dengan tanah sekitar 4 Cm. Ketika ditemukan, korban sudah dalam kondisi lidah mejulur keluar.

Saat dilakukan pemeriksaan medis, ditemukan tanda-tanda korban gantung diri di antaranya dari kemaluan korban mengeluarkan sperma. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau sebab yang lain.

"Penyebab kematian karena leher terikat tali sehingga kekurangan oksigen," tegasnya.

Berdasarkan keterangan warga, korban tinggal seorang diri. Dia pernah mengidap stroke dan kencing manis yang diduga menjadi penyebab frustasi.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP