Diduga dirampok, nenek pedagang warung rokok ditemukan tewas
Merdeka.com - Seorang nenek bernama Suarti (74) tewas mengenaskan yang tergeletak di dalam warungnya dengan lima luka tusukan. Diduga korban tewas akibat perampokan karena beberapa dagangannya hilang.
Mayat korban pertama kali diketahui oleh keponakannya yang bermaksud membeli rokok di warung korban di Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Jumat (25/11) pagi.
Korban hanya tinggal sendiri karena tidak memiliki suami dan anak. Untuk mencukupi kebutuhannya, korban berjualan kecil-kecilan di rumahnya.
Diketahui, pintu bagian depan masih tertutup sementara di belakang sudah terbuka. Lemari pakaian milik korban telah acak-acakan dan banyak barang dagangannya seperti rokok hilang.
Kabag Ops Polres Muara Enim Kompol Zulkarnain mengungkapkan, korban mengalami lima tusukan di dada, perut dan pinggang. Kemungkinan, korban tewas tadi malam karena darahnya telah mengental.
"Kayaknya tadi malam dan baru diketahui saat warga membeli rokok," ungkap Zulkarnain, Jumat (25/11).
Dugaan sementara, kata dia, korban tewas karena dibunuh atau perampokan. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa banyak saksi.
"Kita dalami dulu dan memanggil saksi. Untuk sementara memang diduga dirampok," tukasnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya