Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga Dicuri, Sapi Milik Warga Jember Ditemukan Tinggal Tulang dan Jeroan

Diduga Dicuri, Sapi Milik Warga Jember Ditemukan Tinggal Tulang dan Jeroan Sapi warga Jember ditemukan tinggal tulang dan jeroan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Maling hewan ternak masih jadi ancaman bagi warga pedesaan. Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur ini terbilang sadis.

Warga di Dusun Gumuk Gebang, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji dikejutkan dengan penemuan bangkai seekor sapi, Senin (17/5). Bangkai yang ditemukan di area tegalan itu sudah tidak utuh lagi, karena daging-dagingnya sudah diambil diduga oleh pencuri hewan ternak.

"Saat ditemukan, hanya ada kepala, usus, dan tulang-tulang. Jarak dari lokasi bangkai sapi ke kandang sekitar 600 meter," ujar Kanit Reskrim Polsek Rambipuji, Ipda Andrias Suryo Rubedo saat dikonfirmasi awak media.

Hewan tersebut diketahui milik Abdul Azis (61) seorang peternak sapi setempat. Kepada polisi, Azis mengaku baru kehilangan seekor sapi miliknya pada malam sebelumnya. Dia dapat memastikan bahwa bangkai sapi tersebut adalah sapi miliknya, berdasarkan ciri kepala sapi yang masih utuh. "Ciri kepalanya identik dengan milik korban," tutur Andrias.

Pencuri diduga langsung menyembelih sapi tersebut, tidak jauh dari peternakan milik Abdul Azis. "Dari olah TKP awal, pencuri diduga mengambil bagian sapi yang paling memiliki nilai ekonomi, yakni daging dan kulit sapi," lanjut Andrias.

Polisi memperkirakan, pelaku pencurian berjumlah minimal dua orang. Sebab sapi yang sudah berusia 18 bulan tersebut, memiliki bobot daging minimal sekitar 1 kwintal. Adapun perkiraan kemampuan manusia untuk mengangkut daging sapi maksimal sekitar 50 kilogram.

"Korban memiliki 5 ekor sapi, tetapi hanya satu ini yang dicuri. Kandangnya terbuka tanpa dinding. Sehingga, ternaknya memang relatif gampang dicuri orang," tutur Andrias.

Berdasarkan catatan polisi, pencurian hewan ternak dengan langsung disembelih dan diambil bagian dagingnya di sekitar lokasi peternakan baru pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Dari olah TKP awal, polisi mengaku sudah mendapatkan sejumlah bukti petunjuk yang kemungkinan mengarah ke beberapa komplotan pencuri sebagai pelakunya. Hal ini antara lain terkait dengan perkiraan arah kaburnya komplotan pencuri hewan ternak tersebut.

"Kami masih terus lakukan penyelidikan dan berupaya mengejar pelaku-pelakunya," pungkas Andrias.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP