Diduga depresi karena penyakit, pria paruh baya bunuh diri
Merdeka.com - Warga sekitar Jalan Sempurna Ujung, Teladan Barat, Medan, Sabtu (14/7) siang, mendadak heboh. Mereka dikejutkan dengan temuan mayat pria di rumah yang sedang dipugar.
Berdasarkan informasi dihimpun, jasad pria itu pertama kali ditemukan tukang parkir. Ada darah di sana. Di samping jasad terdapat sebilah pisau cuter.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi. Tim Inafis yang melakukan pemeriksaan mendapati luka potong pada nadi tangan kiri mayat dan pada tubuh lainnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Dugaan sementara korban bunuh diri sengan memotong urat nadi sendiri," kata Kompol Revi Nurvelani, Kapolsek Medan Kota.
Selain pisau, polisi juga menemukan dompet. Dari KTP yang ada di dalamnya, identitas mayat itu diketahui. "Korban bernama Sahala Hutabarat (59), warga Jalan Kemiri ll, Kelurahan Sidorejo ll, Kecamatan Medan Kota," jelas Revi.
Saat petugas sedang melakukan olah TKP, istri Sahala, Nurmida Sinamo, datang. Dia langsung menangis melihat jasad suaminya.
"Tadi pagi dia mau pamit pergi ke (Pematang) Siantar. Tapi, sekarang sudah nggak ada lagi" ucap Nurmida sambil menangis.
Dari keterangan Nurmida diketahui, Sahala bekerja di bengkel. Sejak lama dia menderita penyakit hipertensi. "Mungkin karena penyakitnya itu dia bunuh diri," ucapnya.
Setelah melakukan olah TKP, petugas membawa jasad Sahala ke RS Bhayangkara Medan untuk proses selanjutnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya