Diduga Alami Hipotermia, Seorang Pendaki Meninggal di Gunung Bawakaraeng
Merdeka.com - Seorang pendaki dilaporkan meninggal dunia di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa diduga akibat hipotermia saat mendaki untuk perayaan HUT ke-76 RI. Selain satu orang meninggal dunia, empat pendaki lainnya juga mengalami hipotermia.
Kepala Kepolisian Sektor Tinggimoncong, Gowa, Inspektur Satu Hasan Fadhlyh membenarkan adanya pendaki yang meninggal dunia di Gunung Bawakaraeng. Ia mengatakan saat ini jenazah masih proses evakuasi.
"Satu orang meninggal dunia di pos 7 Gunung Bawakaraeng. Kondisinya diduga mengalami hipotermia dan saat ini sedang proses evakuasi," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (18/8).
Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi menyatakan tim rescuer sudah menuju ke lokasi ditemukannya korban. Djunaidi menyatakan untuk selanjutnya rencana korban akan segera dibawa ke Puskesmas Tinggimoncong, Gowa.
"Setelah kami terima laporan adanya pendaki gunung yang meninggal dunia, rescuer yang bertugas untuk standby pengamanan Siaga Merah Putih sudah bergerak menuju ke lokasi kejadian," ujar Djunaidi.
Berdasarkan informasi diterima merdeka.com, empat orang pendaki mengalami hipotermia yakni Ayu (16), Syahrul (29), Akbar (19), dan Haidir (18). Sementara korban meninggal masih belum diketahui identitasnya.
Sebelumnya, sekitar 812 orang berasal dari pecinta alam dan organisasi berada di Gunung Bawakaraeng melakukan pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun, cuaca mulai tidak bersahabat sejak pagi hari pada tanggal 17 Agustus 2021.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya