Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga akan Ikut Demo, 23 Pelajar Diamankan di Stasiun Bekasi

Diduga akan Ikut Demo, 23 Pelajar Diamankan di Stasiun Bekasi Pelajar Diduga Akan Demo Diamankan di Stasiun Bekasi. ©2020 Merdeka.com/Adi Nugroho

Merdeka.com - Sebanyak 23 pelajar diamankan polisi di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, karena diduga hendak ke Jakarta. Mereka diduga ingin ikut melakukan aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Selasa (13/10).

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Chalid Tayib mengatakan, pihaknya melakukan penyekatan terhadap massa unjuk rasa dari kalangan pelajar atau anak di bawah umur di Stasiun Bekasi.

"Karena mereka (pelajar) ini kan dilarang untuk melakukan aksi unjuk rasa karena masih di bawah umur," katanya di Stasiun Bekasi, Selasa (13/10).

Beragam alasan para pelajar yang terjaring razia penyekatan. Antara lain ingin berkunjung ke saudaranya di Jakarta maupun rekreasi ke tempat wisata Kota Tua. Ada juga yang jujur ingin ke Istana Presiden untuk unjuk rasa.

"Jadi ada berbagai macam alasan tertentu mereka mereka pergi menuju ke Jakarta," jelasnya.

Para pelajar asal Babelan, Kabupaten Bekasi tersebut lalu dibawa ke Mapolsek Bekasi Utara untuk diberikan pembinaan.

Sementara itu, penyekatan yang dilakukan petugas gabungan di Stasiun Bekasi dimulai sejak pukul 10.35 WIB. Petugas melakukan pemeriksaan dan interogasi penumpang KRL yang masih pelajar.

Petugas gabungan juga sempat menggeledah barang yang dibawa penumpang KRL untuk mengantisipasi benda terlarang dibawa seperti senjata tajam dan senjata api. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP