Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dicari sang ibu, Uni ditemukan tewas dengan wajah menempel di kabel listrik

Dicari sang ibu, Uni ditemukan tewas dengan wajah menempel di kabel listrik Jasad Uni Lestari saat dievakuasi. ©2017 Merdeka.com/Nur Aditya

Merdeka.com - Uni Lestari (16), putri dari Sahidah (40), karyawati warung Coto Makassar di Jalan Ir H Juanda, Samarinda, Kalimantan Timur, pagi tadi temukan tewas mengenaskan dengan wajah menempel di kabel listrik. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Uni, yang baru saja datang dari Sulawesi Selatan, ke Samarinda.

Jasad Uni ditemukan sekira pukul 09.15 WITA, oleh ibunya sendiri, dan 2 orang saksi yang juga karyawati warung. Kondisinya mengenaskan, dengan wajah menempel dan memeluk kabel listrik yang membentang di atap dak lantai III.

"Ditemukan ada luka di wajah yang mengenai kabel yang melintang," kata Kaposekta Samarinda Ulu Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo, ditemui merdeka.com di kantornya, Jalan Ir H Juanda, Rabu (22/11).

Kontan, Sahidah histeris melihat anaknya terbujur kaku tewas mengenaskan. Kepada petugas yang melakukan olah TKP, Sahidah bercerita, malam sebelum kejadian, dia memang tinggal di lantai III warung Coto Makassar.

"Ibunya ini bilang, sebelumnya suka telepon-telepon di lantai atap dak. Sudah diingatkan, jangan sering-sering karena dekat kabel listrik," kata Sigit.

"Tadi pagi, ibunya korban cari-cari anaknya, tapi tidak ada di kamar lantai III. Jendela kamar itu terbuka, ibu korban dan 2 saksi karyawati warung ikut naik ke atas," tambah Sigit.

"Di atas, ibu dan 2 saksi ini melihat korban menempel di kabel dekat lantai III. Kabel-kabel itu memang melintang," ujar Sigit.

Kepolisian yang mendapat informasi peristiwa itu, melakukan olah TKP. "Penyebab kematian korban ini masih kita dalami. Apakah sesuai dengan penyampaian ibu korban dan saksi, kalau korban ini sering menelepon di lantai atas itu," jelas Sigit.

Ditanya lebih jauh, apakah ada persoalan yang membelit korban selama di Sulawesi dan bekerja ikut membantu ibunya di warung Coto, Sigit belum bisa memastikan. "Kita masih tunggu orangtuanya lapor ke kantor. Sementara ini, keluarga masih suasana duka," demikian Sigit.

Pantauan di lokasi kejadian, wajah korban berdarah-darah diduga akibat tersengat listrik bertegangan tinggi dan terbentur ke lantai beton. Kedua tangannya, juga memeluk kabel, sambil hanya mengenakan sandal kanan. "Dugaan sementara, korban meninggal karena kesetrum," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP