Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dicari-cari Selama 6 Hari, Kakek di Banyuwangi Ditemukan Tewas di Selat Bali

Dicari-cari Selama 6 Hari, Kakek di Banyuwangi Ditemukan Tewas di Selat Bali Kakek di Banyuwangi Ditemukan Tewas di Selat Bali. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang kakek berumur 78 tahun dikabarkan hilang selama 6 hari. Saat ditemukan, kakek tersebut sudah mengapung tak bernyawa di perairan Selat Bali, Jumat malam (26/2).

Kakek tersebut bernama Buang, 6 hari lalu, mendiang berpamitan kepada keluarga untuk buang air besar (BAB) di sungai Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi pada Minggu, (20/2) lalu. Namun sampai beberapa waktu tak kunjung pulang, dan diduga terseret arus sungai.

Sejak kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari pihak Basarnas, TNI-Polri, BPBD, relawan, serta warga Alasrejo mulai melakukan pencarian. Dalam beberapa hari masih tak menemui hasil.

Hingga akhirnya seorang nelayan menemukan seorang mayat mengapung di pengepakan Pabrik Semen Gresik, Desa Ketapang Banyuwangi, sekira pukul 20.00 Wib.

"Jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 20.40 Wib. Jenazah saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Blambangan," kata Koordinator Pos SAR Banyuwangi Wahyu Setya Budi.

Dia menjelaskan, ketika ditemukan, mayat Buang dengan kondisi membusuk dan sulit diketahui latar belakangnya.

Namun setelah dilakukan identifikasi, korban tak lain adalah kakek Buang yang hilang sejak 6 hari.

"Saat diidentifikasi ternyata benar, korban yang selama enam hari ini kita cari-cari dan baru ditemukan malam ini," jelas Wahyu.

Atas temuan ini, maka proses pencarian telah resmi ditutup. Sebelumnya Tim SAR gabungan yang dilibatkan dalam pencarian korban, sudah melakukan penyisiran mulai titik kejadian hingga ke muara hingga ke laut. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP