Dibungkus ambal merah, mayat pria ditinggal dalam Innova
Merdeka.com - Pengunjung dan pekerja di Rumah Makan (RM) Elin di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Titi Kembar, Kota Pinang, Labuhan Batu Selatan, Sumut, mendadak heboh, Jumat (28/10) pagi. Mereka dikejutkan dengan penemuan mayat laki-laki korban pembunuhan di dalam mobil yang diparkir di sana.
Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, mayat lelaki itu ditemukan di bagian belakang mobil Toyota Kijang Innova hitam dengan pelat nomor BK 1003 VR. Jasadnya dibungkus karpet atau ambal merah.
Jasad laki-laki itu belum dikenali. Usianya diperkirakan 35 tahun. "Mobil itu kabarnya milik warga Tanjung Balai," kata Humas Polres Labuhan Batu, AKP Viktor Sibarani.
Laki-laki itu diduga kuat merupakan korban pembunuhan. Ditemukan banyak luka tikam di tubuhnya.
"Luka di bagian perut dan lehernya. Diduga bekas tikaman pisau," jelas Viktor.
Penemuan mayat itu berawal saat sopir bernama Anto (44), warga Jalan Batu Sangkar, Kecamatan Malingas, Simalungun, ingin mengeluarkan mobilnya dari parkiran rumah makan sekitar pukul 06.00 WIB. Namun dia kesulitan karena pada bagian belakang mobilnya menempel Innova hitam BK 1003 VR tanpa pengemudi.
Anto dibantu rekan-rekannya mencoba mendorong mobil Innova itu. Saat itulah mereka curiga dengan bungkusan di dalam mobil. Mayat korban pun ditemukan.
Pemilik rumah makan bernama Erwin pun melapor ke Polsek Kota Pinang. Petugas pun datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas mengamankan mobil bersama ambal merah, pisau, dan 10 rekap toto gelap (togel) yang ditemukan di dalam kendaraan itu. Sementara jasad korban dievakuasi ke RSU Kota Pinang.
"Kasusnya masih diselidiki di sana (Kota Pinang)," jelas Viktor. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya