Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dibogem Jakmania, Brigadir Hanafi belum bisa membuka mata

Dibogem Jakmania, Brigadir Hanafi belum bisa membuka mata Jakmania vs Polisi. ©facebook.com/Cornelius Fransiscus Sinaga

Merdeka.com - Brigadir Hanafi, anggota polisi ini menjadi salah satu korban amukan suporter The Jakmania dalam kerusuhan di Gelora Bung Karno, Jumat (24/6) lalu. Hanafi mengalami luka serius khususnya di bagian muka sehingga harus dirawat di Rs Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengungkapkan, Hanafi sendiri didiagnosa menderita cedera kepala berat. Namun kondisinya hingga kini sudah berangsur membaik.

"Diagnosa dokter dia cedera kepala berat. Namun Alhamdulillah sudah berangsur pulih, sudah bisa diajak bicara," ujarnya.

Namun demikian, karena pukulan begitu keras, kedua mata Hanafi belum bisa dibuka. Sehingga yang bersangkutan belum bisa melihat dan dokter belum bisa mengetahui apakah keadaan matanya sehat atau tidak.

"Mata tidak bisa dinilai sementara, karena matanya bengkak semua. Jadi tidak bisa dinilai kornea matanya sehat atau tidak. Tapi di luar fisik sakit karena belum bisa membuka," jelasnya.

Oleh sebab itu, rencananya Hanafi akan dirujuk ke Rumah Sakit Pertamina guna melakukan bedah plastik, karena mengalami luka serius di bagian wajah.

"Nanti rencana akan kita rujuk ke RS Pertamina. Kemudian bedah plastik akan kita lakukan, karena ada luka serius di muka dan kepala," tutupnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP