Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dibawa ke TKP, tersangka penganiayaan PRT dicaci maki warga

Dibawa ke TKP, tersangka penganiayaan PRT dicaci maki warga Tersangka penganiayaan PRT dicaci maki warga. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Penyidik membawa Syamsul Anwar, salah seorang tersangka pelaku penganiayaan pembantu rumah tangga (PRT) di Medan, ke kediaman mereka di Jalan Beo simpang Jalan Angsa Medan, Selasa (2/12) sore. Saat tiba di lokasi yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) itu, mereka diteriaki dan dicaci warga yang berkerumun di sana.

"Wuuuuu. Mati kau pembunuh! Tak layak kau hidup. Matikan saja Pak polisi!" teriak warga.

Teriakan dan caci maki warga itu terdengar saat Syamsul diturunkan dari mobil Avanza perak dengan nomor polisi B 74 MPU. Selain Syamsul, polisi juga membawa dua PRT korban penganiayaan, yaitu Rukmiani dan Anis Rahayu, ke lokasi itu.

Hingga menjelang malam, polisi bersama tersangka dan kedua korban masih di dalam rumah yang menjadi lokasi penyiksaan itu. Sementara warga masih berkerumun di sekitar lokasi.

tersangka penganiayaan prt dicaci maki warga

Rumah di Jalan Beo simpang Jalan Angsa itu ditengarai sebagai lokasi penyiksaan sejumlah PRT. Akibat penganiayaan itu, 2 PRT dinyatakan tewas, sedangkan 3 lainnya berhasil diselamatkan. Selain itu, diperoleh informasi masih ada 10 PRT yang masih hilang. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP