Dianggap sakti, Mbah Fanani banyak didatangi orang
Merdeka.com - 19 Tahun tinggal di sebuah tenda kecil, hanya berselimut kain tipis membuat Mbah Fanani berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Di Desa Diengkulon yang terkenal dingin dia bisa bertahan hidup hingga belasan tahun. Karena kelebihan itu lah banyak orang yang menganggap Mbah Fanani sebagai orang sakti.
Hal itu terbukti dari ribuan orang yang sering mengunjungi Mbah Fanani. Banyak orang dari berbagai kalangan berbondong-bondong mendatangi Mbah Fanani dengan maksud dan tujuan bermacam-macam.
"Yang saya heran banyak orang yang datang dari berbagai daerah yang datang ke Mbah Fanani, mulai dari habib-habib, ustaz, anak-anak pondok pesantren, orang biasa ngga tahu mau ngapain," kata Narti (36) salah seorang warga yang rumahnya seberang tenda Mbah Fanani, saat ditemui baru-baru ini.
Bahkan, kata dia, beberapa bulan lalu sampai 50 bus terdiri habib dan ustaz dan anak pondok pesantren datang untuk bertemu dengan Mbah Fanani. Mereka datang berdoa, berzikir di depan tenda Mbah Fanani. Dengan seketika desa tersebut jadi lautan manusia memenuhi wilayah sekitar.
"Mereka zikir, berdoa, mungkin untuk mendoakan Mbah Fanani supaya sehat dan panjang umur," katanya.
Namun, menurut pandangan Narti, kebanyakan orang yang datang ke Mbah Fanani untuk meminta keberkahan dan petunjuk hidup. Karena dari awal dia tinggal di desa tersebut tendanya tidak pernah sepi dari pengunjung.
"Mungkin juga ada yang minta rizki, jodoh, tapi memang dari awal dia di sini sudah banyak yang datang seperti itu. Kurang tahu juga setelah datang ke Mbah Fanani manjur atau tidak yang mereka minta. Tapi setiap hari selalu ada yang datang ke Mbah Fanani" katanya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya