Diamuk massa, dua begal tewas terjatuh ke jurang
Merdeka.com - Dua pria diduga sering melakukan aksi pembegalan di wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah Minggu (25/9) tewas terjatuh ke jurang Brown Canyon, Kawasan Rowosari Krajan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kedua begal yang tewas tercebur jurang itu adalah Ramadani (27) warga Kelud, Kawasan Sampangan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang dan Arif (25) warga Citarum, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.
Keduanya tewas usai bersama empat begal lainya dikepung warga yang berupaya menangkap mereka saat mereka diduga akan beraksi membegal di sekitar Kawasan Kampung Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Dari enam anggota komplotan, dua orang tewas, dua lainya ditangkap anggota Reskrim Polsek Tembalang dan satu orang ditangkap unit Resmob Polrestabes Semarang.
Dua orang yang berhasil ditangkap oleh anggota Reskrim Polsek Tembalang diketahui bernama Hendro Wahyu ( 32) warga Jl Dworowati, Krobokan, dan Dimas Yuda (23) warga Jalan MT. Haryono, Kota Semarang.
Dua anggota komplotan begal itu ditangkap saat bersembunyi di salah satu gua di Kawasan Brown Canyon, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang itu.
Kemudian satu pelaku ditangkap oleh polisi anggota Unit Resmob Polrestabes Semarang bernama Deni alias Black warga Kelud, Sampangan, Kota Semarang. Lalu, seorang lainnya yang identitasnya belum diketahui berhasil kabur dan dinyatakan buron.
Seorang warga bernama Bagus Yulianto Pamungkas (20) asal Rowosari Krajan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang terpaksa harus dilarikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ketileng, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang karena terkena sabetan senjata tajam berupa parang saat berusaha menangkap komplotan begal tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Tembalang AKP Windoyo menjelaskan kejadian itu bermula saat para begal mengendarai tiga sepeda motor berboncengan jumlah 6 orang melintas di Kampung Rowosari Krajan, Kecamatan Tembalang sekira pukul 02.30 WIB.
Sambil menggeber sepeda motornya, salah satu warga mengetahui kalau keenam orang itu membawa parang berusaha menghentikan.
"Terjadi aksi massa dan kejar-kejaran saat mengetahui salah satu warga terkena sabetan gobang di tangan kirinya. Diduga dua begal tidak menguasai medan, hingga akhirnya keduanya jatuh di jurang , satu tewas di tempat. Kemudian satu lagi tewas dalam perjalanan ke rumah sakit," ungkap Windoyo kepada merdeka.com, Minggu (25/9).
Jenazah dua terduga begal yang jatuh di jurang galian C Tembalang langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Kariadi Semarang di Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang.
Sementara tiga orang anggota begal lainya yang ditangkap saat ini diamankan di Unit Resmob Polrestabes Semarang di Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang masih dimintai keterangan lebih lanjut.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya