Di tengah penyanderaan Sydney, pria ini asyik selfie di lokasi
Merdeka.com - Dua lelaki bersenjata menyandera sekitar 40 orang di sebuah toko cokelat Lindt yang berada di kawasan Martin Place, Kota Sydney, Australia pada Senin pagi waktu setempat. Pelaku yang terekam berwajah orang Timur Tengah tersebut kemudian mengibarkan bendera yang mirip dengan bendera ISIS pada kaca toko.
Hingga berita ini diturunkan, Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan pemerintah belum mengetahui apakah penyanderaan itu bermotif politik atau ada unsur lain. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam jika ada warganya yang terluka.
Penyanderaan ini menjadi perhatian dunia, bahkan hastag #sydneysiege memuncaki trending topic dunia. Di sekitar lokasi, warga Sydney berkerumun untuk menyaksikan secara langsung kriminal tersebut.
Di tengah aksi penyanderaan, seorang pria malah tampak asyik melakukan selfie di dekat lokasi. Foto pria berkaos hijau, bercelana pendek merah yang tengah selfie tersebut kemudian diunggah ke Twitter oleh reporter Buzz Feed, Mark Di Stefasnow.
"Seorang pria melakukan selfie dengan tongsisnya. Itu menyakitkan #sydneysiege" tulis Mark lewat akun Twitter-nya, @MarkDiStef, Senin (15/12).
Foto tersebut kemudian menuai kecaman dari Netizen. Mereka menganggap apa yang dilakukan pria tersebut tidak pantas.
"Hancurkan benda itu dari tangannya," kecam @gentleglide.
"Orang-orang bodoh ada di mana-mana, tapi melakukan hal ini di tengah penyanderaan? Ini mengejutkan," tulis @Myss_Ti.
"Sial. Itu sangat mengganggu," tulis @onceaparnatime.
(mdk/tts)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya