Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di samping proyek kereta cepat, Bandung Barat ingin simpang susun

Di samping proyek kereta cepat, Bandung Barat ingin simpang susun Ilustrasi Kereta Cepat. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), meminta supaya pemerintah membangun simpang susun kompleks (interchange) buat pengembangan wilayah itu, di samping dibangunnya Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Selama ini, masyarakat tidak menolak wilayahnya dilintasi transportasi massal modern itu, asalkan ada dampak bisa dirasakan.

"Mudah-mudahan dengan program kereta cepat ini segera dibuatkan interchange. Ini untuk perkembangan wilayah kami, khususnya Walini," kata Kepala Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Iin Solihin, dalam diskusi Sosialisasi dan Dialog Publik Kereta Cepat di Hotel Panghegar, Kota Bandung, Jumat (19/2).

Iin mengatakan, keberadaan Tol Cipularang tidak terlalu berdampak buat warganya. sebab, menurut dia para pelaku usaha gulung tikar karena ekonomi di wilayah itu tidak menggeliat.

"Kalau ada interchange-kan ada harapan besar, taraf ekonomi masyarakat akan tumbuh sekali. Yang menjual oleh-oleh sekarang sudah pada bangkrut," ucap Iin.

Iin melanjutkan, wilayah Cikalong Wetan akan terkena pembangunan jalur kereta cepat terdapat yakni di tiga Rukun Warga dengan 566 Kepala Keluarga. Pekerjaan mereka mayoritas berkebun.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menjanjikan pembukaan simpang susun bisa dilakukan di Cikalong Wetan KBB. "Harus itu (interchange). Niscaya pasti segera dibuka," kata pria akrab disapa Aher itu.

Interchange di kawasan itu, menurut Aher, memang sudah lama direncanakan. Pembangunan interchange menurut dia memang bukan kewajiban dari konsorsium. Namun bekerja sama dengan Jasa Marga.

"Sudah lama interchange direncanakan," ucap Aher. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP