Di persidangan, saksi ahli berdebat sengit dengan pengacara Jessica
Merdeka.com - Saksi ahli toksikologi forensik I Made Gelgel Wirasuta terlibat perdebatan cukup sengit dengan ketua tim kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan. Awal mula perdebatan itu terjadi pada sidang lanjutan kasus kopi sianida yang menyebabkan Wayan Mirna Salihin (27) tewas.
Perdebatan tersebut ketika tanya jawab antara Otto dan Gelgel Wirasuta. Pertanyaan Otto yang semula normal berubah panas ketika Otto menanyakan apakah saksi ahli yakni Gelgel Wirasuta telah melakukan penelitian secara langaung atau hanya membaca dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saja.
"Saudara telah melakukan penelitian secara langsung atau hanya membaca BAP saja?" tanya Otto kepada Gelgel Wirasuta dalam peraidangan di PN Jakarta Pusat, Kamis (25/8).
Sang ahli toksikologi forensik pun menjawab jika dia telah mencoba menerjemahkam sederhana mungkin berdasarkan fakta-fakta yang ada di BAP.
"Saya kan sudah jelaskan tadi, saya membaca dan mencoba menerjemahkan BAP tersebut, kecuali melakukan percobaan kopi, saya lakukan," jawab Gelgel Wirasuta.
Situasi kian memanas ketika Otto meminta Gelgel Wirasuta menilai percobaan ahli toksikologi forensik, Nur Samran Subandi yang menyebut satu kali sedotan itu sebanyak 20 mili liter.
"Saya tidak mau mengomentari saksi lain, saya menggunakan pendekatan lain," ucap Gelgel.
Tak puas dengan jawaban Gelgel Wirasuta, Otto kembali bertanya apakah sang ahli tosikologi forensik tersebut tidak memahami maksud yang di sampaikan Otto.
"Mohon maaf pengacara, jangan gunakan bahasa yang bikin saya pusing, to the point saja," jawab Gelgel Wirasuta.
Perdebatan terus terjadi dan kian panas, sehingga Gelgel Wirasutha meminta Otto untuk tidak memotong terus pembicaraannya.
"Setop dulu, jangan saya dipotong dulu, kalau saya dipotong kan informasi yan saya sampaikan tidak penuh," tandas dia dengan nada tinggi.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya