Di mata keluarga, Adi Firmanto sosok ayah bertanggung jawab
Merdeka.com - Suroto (60) warga Karanganyar Gang 5, paman Adi Firmanto, driver GO-JEK yang dibunuh penumpang di Semarang mengungkapkan, di mata keluarga korban merupakan sosok yang baik, pekerja keras dan bertanggung jawab.
"Dia orangnya ulet dan pekerja keras. Dia memiliki karakter yang bagus dengan keluarga, loyal, suka gotong royong, kompak, dan pengertian. Semangatnya bekerja sangat bagus karena mudah bergaul," ungkap Suroto kepada merdeka.com, Kamis (14/7).
Suroto menuturkan, tidak hanya itu, rasa solidaritas dan kepeduliannya terhadap keluarga juga diakuinya sangat baik. Sebab Adi juga sering bersilaturahmi di rumah sanak famili.
"Kalau ada keluarga yang memiliki hajat tertentu, misalnya resepsi pernikahan maupun ada kesusahan, dia rajin datang dan berbaur dan peduli terhadap famili. Kompak orangnya," ungkapnya.
Namun, Suroto menyatakan ternyata nasib berkata lain, Adi meninggalkan anak istri beserta keluarganya secara mengenaskan. Dia tewas bersimbah darah dalam kondisi leher digorok menggunakan senjata tajam, Sabtu (9/7) dini hari lalu.
"Nasib berkata lain. Takdir keponakan saya ternyata meninggal dengan cara yang tidak manusiawi. Dibunuh dengan cara yang kejam," ucap Suroto.
Sama halnya dengan sang istri korban, Reni Lilianawati, Suroto berharap Polrestabes Semarang dan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang memberikan hukuman setimpal bagi pelau Angga Wahyu (19). (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya