Di lingkungan kerja, pria gorok lehernya sendiri dikenal pendiam
Merdeka.com - Endro Purnomo, (31) warga Dukuh Grogol RT04 RW04, Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, nekat menggorok lehernya sendiri dengan pisau dapur. Belum diketahui motif Endro bunuh diri.
Di lingkungan kerja, Endro memang dikenal pendiam dan tertutup oleh teman-teman kantornya di RSUD Ketileng Kota Semarang.
"Dia dikenal oleh beberapa rekan-rekan kerjanya sebagai sosok orang yang tertutup dan pendiam," terang Direktur RSUD Ketileng Kota Semarang, Susi Herawati, kepada merdeka.com Selasa (5/1).
Endro seorang programmer di Sistem Informasi dan Manajemen (SIM) RSUD Ketileng Kota Semarang, Jawa Tengah. Pekerjaannya memang tak berkecimpung langsung dengan masyarakat.
"Dia programmer di instalasi bagian Sistem Informasi dan Manajemen (SIM) rumah sakit kami," ujarnya.
Endro sudah bekerja di RSUD Ketileng selama lima tahun. Selama itu pula, sepengetahuan dirinya tidak ada masalah dengan Endro. Tapi memang sempat mengajukan pengunduran diri.
"Saya rasa tidak ada masalah yang menonjol di lingkungan kerjanya. Dia mulai bekerja magang, terhitung dimulai pada bulan Agustus tahun 2015 kemarin. Wong pas mengajukan surat pengunduran diri saja malah saya belum sempat memproses sesuai dengan SOP," akunya.
Sebelum peristiwa bunuh diri Endro, dia mendengar anak buahnya itu memang memang terlibat pemukulan. Tapi itu persoalan pribadi.
"Kalau aksi pemukulan itu tidak ada kaitanya dengan persoalan kerja hanya jengkel saja. Itupun dilakukan ke teman kantor yang tidak ada kaitan dengan kerja. Yang dipukul malah orang verifikasi keuangan," terangnya.
Sebelumnya, Endro menggorok lehernya sendiri saat berhenti di tepi Jalan Pedurungan Tengah V, Kota Semarang, Jawa Tengah, sekitar pukul 09.330 WIB. Saat itu dia mengendarai Supra X warna hitam bernopol K 4389 BR.
Lebih sadis lagi, usai menggorok lehernya, dia kemudian memasukkan tangan pada bagian kulit yang robek. Pria itu terlihat menarik-narik sesuatu di dalam leher.
"Warga yang lihat saat itu bertambah ramai apalagi pas tangan kanan masuk merogoh ke leher yang telah robek. Kayaknya dia menarik-narik sesuatu di dalam lehernya yang telah robek," terangnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya