Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di depan kader LDII, Jokowi pesan jaga etika di media sosial

Di depan kader LDII, Jokowi pesan jaga etika di media sosial Jokowi kunjungi Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitip pesan kepada seluruh kader Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Tanah Air agar menjaga etika di media sosial. Media sosial jangan digunakan untuk menghina, mencaci maki atau merendahkan orang lain.

"Coba kita lihat sekarang buka, saling menghujat, saling mengejek, saling memaki, saling menjelekan," ujar Jokowi saat memberikan sambutan di hadapan 1.500 peserta Munas LDII di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (9/11).

Menurut Jokowi, perbuatan menghina, mengejek orang lain di dunia nyata maupun di dunia maya bukanlah karakter masyarakat Indonesia. Para pendahulu tidak pernah mewariskan budi pekerti tidak terpuji tersebut.

"Apakah itu kepribadian bangsa kita, apakah itu budi pekerti yang ditanamkan kepada kita? Saya kira tidak, ini adalah infiltrasi lewat Medsos yang kita tidak sadar, dan tidak kita saring," kata Jokowi.

Memburuknya perbuatan netizen di media sosial dinilai mempengaruhi sumber daya manusia di Tanah Air. Apalagi, di era kompetisi dunia, semua bangsa bersaing menggunakan media sosial.

"Kita harus kuasai (sumber daya manusi) itu karena semua negara menuju ke sana (media sosial). Kita pun juga menuju ke media sosial, SDM kita harus disiapkan," ucapnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP