Di buka puasa bersama Jokowi, Kapolri dan Ketua KY bakal bertemu
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan bakal melakukan buka puasa bersama dengan para duta besar, menteri Kabinet Kerja, kepala lembaga pemerintah non-kementerian dan unsur pimpinan TNI dan Polri. Dalam kesempatan tersebut, diundang pula Komisi Yudisial (KY) yang diketahui ketua dan anggotanya ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan, Presiden Jokowi sudah mengetahui soal status ketua dan anggota KY yang ditetapkan sebagai tersangka. Dalam kesempatan buka puasa nanti, Ketua KY Suparman Marzuki juga diundang ke Istana Negara.
"Diundang. Jadi nanti sore buka puasa bersama pimpinan lembaga negara, kabinet, para dubes," kata Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7).
Oleh karena itu, lanjut Pratikno, kemungkinan besar Ketua KY Suparman Marzuki dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti termasuk Kabareskrim Komjen Budi Waseso memiliki peluang besar untuk bertemu dalam acara nanti. "Ya mungkin ketemu lah ya. Kan bareng-bareng nanti," tegasnya.
Ketika disinggung apakah secara khusus juga akan dibicarakan masalah antara KY dengan Bareskrim soal penetapan tersangka tersebut, Pratikno menjawab dengan datar. Kemungkinan tak ada kesempatan untuk membahas soal itu lebih detail.
"Oh mungkin enggak sempat ya. Kita lihat nanti. Jadi setelah buka puasa anda kejar itu wawancara dengan beliau-beliau, termasuk saya," jelas Pratikno.
Seperti diketahui, Hakim Sarpin Rizaldi merupakan hakim yang memenangkan sidang praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan atas penetapannya sebagai tersangka oleh KPK. Sementara itu Ketua Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki dan komisioner KY Taufiqurahman Sauri ditetapkan tersangka oleh Bareskrim terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Hakim Sarpin Rizaldi.
(mdk/efd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya