Dhani dkk ditangkap, Prabowo sebut bisa dilepas kalau tak ada dasar
Merdeka.com - Polisi mengamankan 10 orang dari sejumlah tempat pada Kamis malam hingga Jumat pagi. Kesepuluh orang itu di antaranya, aktivis, mantan jenderal TNI hingga musisi Ahmad Dhani.
Kesepuluh orang itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pasal yang dikenakan berbeda-beda, ada yang terkait penghinaan terhadap penguasa, pemufakatan jahat dan makar dan terkait UU ITE.
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mendengar kabar tersebut pagi tadi. Dia mengaku kaget apalagi dia mengenal beberapa yang orang yang ditangkap polisi.
"Sebagian saya kenal, ibu Rachmawati," katanya jumpa pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jl Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (2/12).
Menurutnya, polisi harus punya dasar cukup kuat terkait penangkapan itu. Apalagi, beredar kabar bahwa penangkapan mereka ada kaitannya dengan permufakatan jahat memanfaatkan demo 2 Desember untuk makar.
"Tentunya kita berharap aparat memang punya dasar yang baik dan kalau sudah diproses kalau tidak ada dasar yang kuat bisa dilepas," jelasnya.
Belajar dari berbagai kasus yang tengah terjadi di Tanah Air beberapa waktu terakhir, dia meminta semua pihak termasuk kalangan elite berhati-hati dalam bertindak dan berbuatlah yang adil. Mantan danjen Kopassus ini mengkritik banyak elite politik tidak memiliki empati kepada rakyat. Dia menyindir, sikap elit seperti itu yang akhirnya sering melakukan rekayasa. Prabowo mengingatkan agar elite pemerintah tidak mempermainkan rakyat jika masih ingin dipercaya.
Saat ditanya pihak yang berbohong itu, Prabowo menolak menjawab. "Ya saya kira kamu tahulah, jangan pancing-pancing saya," singkatnya
"Kalau tidak percaya lagi kepada sistem, kepada lembaga-lembaga negara, lembaga pemerintahan, kalau sudah tidak ada kepercayaan ini repot," tambahnya.
Prabowo menegaskan, pemerintah tidak bisa berjalan tanpa kepercayaan rakyat. Salah satu modalnya kejujuran terhadap rakyat. "Kalau sistem kita rusak jangan salahkan rakyat, kalau suatu saat rakyat tidak percaya kepada sistem itu, itu yang saya harapkan," sambung Prabowo.
Dia meminta segala masalah harus ditelaah benar-benar dan tak terlalu cepat mengambil kesimpulan dan menyatakan bersalah.
"Jadi itu yang saya anjurkan selalu kepada semua pihak untuk bertindak dengan adil, hukum harus adil, jangan hanya orang tertentu yang cepat disalahkan. Tapi ada pihak yang mungkin punya uang banyak, di-backing kekuatan besar itu tidak diperlakukan sama," tegasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya