Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dewie Limpo irit bicara usai diperiksa sembilan jam oleh KPK

Dewie Limpo irit bicara usai diperiksa sembilan jam oleh KPK Dewie Yasin Limpo di KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan Tahun Anggaran 2016, untuk Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua, Dewie Yasin Limpo merampungkan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (2/11) sekitar pukul 19.59 WIB.

Dewie yang diperiksa sekitar sembilan jam tersebut enggan berbicara banyak saat dicecar sejumlah awak media terkait pemeriksaannya kali ini.

"Tanyakan saja kepada kuasa hukum saya, tanyakan langsung," ucap Dewie seraya menuju mobil tahanan.

Sementara itu, di tempat yang sama kuasa hukum Dewie, Samuel Hendrik mengatakan, dalam pemeriksaan kali ini kliennya ditanya seputar kewenangannya sebagai anggota dewan.

"Belum terkait tentang materi pokok yang ditersangkakan. Minggu depan ada jadwal tentang materi tersangkakan," kata Samuel.

Seperti diketahui, KPK menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan infrastruktur energi baru dan terbarukan Tahun Anggaran 2016, untuk Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua.

Mereka yakni anggota Komisi VII DPR dari Partai Hanura, Dewie Yasin Limpo; Staf Ahli Dewie, Bambang Wahyu Hadi; Sekretaris Pribadi Dewie, Rinelda Bandaso; Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai Provinsi Papua lranius; serta satu orang pengusaha bernama Setiadi.

Kelimanya diamankan dari hasil Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Tim Petugas KPK di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Bandara Soekarno-Hatta. Pada tangkap tangan itu, KPK menyita sejumlah dokumen dan telepon genggam serta uang sebesar SGD 177.700.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP