Dewas: KPK Telah Melaporkan Perkembangan Pencarian Harun Masiku
Merdeka.com - Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK), Tumpak Hatorangan Panggabean menyebut, tim lembaga antirasuah serius dalam mencari keberadaan buron kasus korupsi, Harun Masiku. Menurutnya, Dewas beberapa kali memberikan izin penggeledahan untuk menemukan Harun Masiku.
"Memang benar bahwa KPK telah melakukan penggeledahan di beberapa titik-titik dalam rangka mencari Harun Masiku itu,” katanya di Gedung ACLC KPK, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (18/1).
Dia mengatakan, KPK kerap melapor kepada pihaknya terkait perkembangan pencarian Harun Masiku. Tumpak mengetahui keseriusan KPK mencari Harun Masiku lantaran beberapa kali memberikan izin pencarian terhadap Harun.
"Itu bisa kami tahu dari waktu kami memberikan izin. Izin penggeledahan. Dari situ kami melihat bahwa KPK serius untuk melakukan pencarian itu," ujarnya.
Selain itu, Tumpak memastikan pihaknya juga kerap menagih perkembangan pengejaraan terhadap Harun Masiku. Penagihan dilakukan dalam beberapa kali pertemuan dengan para komisioner KPK.
"Itu sering kita tanyakan. Pada saat juga dulu kami memberikan izin atau tidak memberikan izin penggeledahan, itu juga sudah kita monitor," tegasnya.
Terkait dengan permintaan Indonesian Corruption Watch (ICW) soal audit kinerja pimpinan KPK dalam pencarian Harun Masiku, menurut Tumpak hal tersebut tak perlu dilakukan. Pasalnya, Tumpak melihat keseriusan pimpinan KPK mengejar Harun Masiku.
"Nah kalau melakukan audit, tentunya tidak. Tetapi untuk menanyakan kepada pimpinan KPK sudah kita lakukan sejak 2020 awal. Kita selalu bertanya kenapa, di mana kendalanya," ungkap Tumpak.
Harun Masiku merupakan buronan kasus dugaan suap penetapan anggota DPR RI Fraksi PDIP melalui metode pergantian antar-waktu (PAW). Harun yang merupakan Caleg dari PDIP ini menyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan agar duduk menjadi Wakil Rakyat di Senayan.
Reporter: Fachrur Rozie/Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya