Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Deteksi Potensi Letusan Merapi, BPBD Pasang 149 Alat Peringatan Dini

Deteksi Potensi Letusan Merapi, BPBD Pasang 149 Alat Peringatan Dini Gunung Merapi. ©2014 merdeka.com/yulistyo pratomo

Merdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng memasang alat early warning system (EWS) di sekeliling Gunung Merapi, Magelang. Pemasangan alat untuk mendeteksi potensi letusannya seiring adanya perubahan siklus gunung berapi teraktif di Indonesia.

"Jumlah EWS yang kita pasang ada 149 buah. Untuk CCTV nya sudah dipasang mengelilingi gunungnya. Pemasangan itu untuk mempermudah melihat aktivitas kegempaan sama letusan pada gunung Merapi," kata Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana saat dikonfirmasi, Selasa (4/12).

Sarwa menambahkan pada akhir tahun 2018 embusan angin di puncak Merapi telah mengarah ke Sleman dan DIY. Maka dari itu, dia meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan terutama aktivitas kegempaan meningkat.

"Kalau laharnya masuk ke sungai-sungai tidak masalah. Yang jadi persoalan saat laharnya muncul berbarengan dengan awan panas sedikit banyak bisa merusak hunian warga," ujarnya.

Ia menyampaikan saat Merapi dalam kondisi level 1 atau normal, warga diminta tetap beraktivitas.

"Kami juga minta melarang warga beraktivitas di tempat berbahaya pada level siaga. Ada baiknya dahulukan evakuasi di kawasan rawan bencana dan amankan harga bergerak sambil mengikuti ragam informasi terkini," katanya.

Namun ketika status Merapi berubah jadi waspada, Sarwa meminta warga yang beraktivitas di luar radius 3 kilometer dan puncak untuk segera menjauh meninggalkan lokasi.

"Warga minta untuk langsung mengungsi dengan arahan dari koordinator evakuasi dari desa masing-masing. Sebab ketika letusan muncul, warga radius lima kilo sering panik dan tidak siap menghadapi proses evakuasi," ungkap Sarwa Pramana.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP