Desmond minta Bareskrim jemput paksa jika RJ Lino kembali mangkir
Merdeka.com - Direktur Pelindo II, RJ Lino mangkir dari panggilan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Senin (2/11) kemarin. Padahal Lino akan dimintai keterangannya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan 10 mobil craine di Pelindo II.
Menanggapi mangkirnya RJ Lino, Wakil Ketua Pansus Angket Pelindo II Desmond Junaidi Mahesa menyatakan, jika dipanggil mangkir lagi, harus diambil upaya paksa.
"Itu kan baru dipanggil sekali. Mangkir pertama kali dalam proses pemanggilan kan biasa sebenarnya. Tinggal kita lihat yang ke dua gimana, kalau enggak datang lakukan upaya paksa," kata Desmond saat dihubungi merdeka.com, Rabu (4/11).
Menurut politikus Gerindra ini, sebenarnya tak masalah jika mangkir pada panggilan pertama. Sebab biasanya seseorang yang dipanggil harus menyesuaikan dengan agenda kerjanya.
"Mangkir pertama gak masalah, mungkin ada kesibukan. Misalnya sudah ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan," tuturnya.
Seperti diketahui, rencananya Bareskrim Polri akan melayangkan surat panggilan kedua kepada RJ Lino. Meski begitu belum jelas pemanggilan kedua akan dilaksanakan kapan.
"Nanti kita panggil lagi, panggilan kedua," ujar Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Agung Setya kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11). (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya