Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Derita warga Palangkaraya terkepung asap pekat

Derita warga Palangkaraya terkepung asap pekat Kabut asap di Palangkaraya. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kebakaran lahan dan hutan di sejumlah daerah di Indonesia kini berbuntut darurat asap. Hal ini bukan lagi menjadi persoalan biasa. Banyak warga yang mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas baik di luar rumah maupun di dalam rumah. Selain itu, kabut asap juga membahayakan kesehatan.

Hal yang lebih miris lagi, masa depan anak bangsa ikut dipertaruhkan akibat semakin pekatnya kabut asap. Ekonomi Indonesia kian merosot jika kondisi ini terus dibiarkan.

"Sekolah di sini libur semua. Perkantoran juga jadi terganggu. Saya kira orang akan keluar kalau sangat terpaksa, meski di rumah tidak luput asap," kata Aktivis dan pengamat politik Indonesia, Jerry Smampouw ketika dihubungi merdeka.com, Jumat (16/10).

Hari ini kabut asap yang menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah sudah masuk kategori pekat lantaran jarak pandang di wilayah ini hanya berjarak 300-400 meter. Banyak warga yang memilih berdiam diri di dalam rumah.

"Dari pagi sampai sore tebal banget. Kita enggak bisa kemana-mana. Memang sudah sangat mengganggu," ujar Jerry.

Menurutnya, kondisi kabut asap hari ini sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Sebelumnya, kata dia, masih banyak warga yang beraktivitas di luar rumah dan berlalu lalang di jalan. Namun pada hari ini, jalanan nampak sangat sepi. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP