Deretan Kelakuan polantas yang bikin malu polisi
Merdeka.com - Polisi Lalu Lintas, atau disingkat Polantas, memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban di masyarakat, utamanya jalan raya. Beberapa tugas-tugasnya, antara lain mengurai kemacetan, memastikan seluruh pengendara tertib, serta menegakkan disiplin berkendara.
Sayangnya, peran tersebut terkadang disalahgunakan oleh orang-orang tertentu untuk mengeruk keuntungan pribadi. Tidak jarang tindakan mereka malah merugikan pengendara lain.
Salah satu yang terbaru adalah tindakan polantas di Cirebon yang menilang seorang pengendara dengan alasan membawa kendaraan melebih batas. Padahal, korbannya hanya membawa sebuah tas ransel yang beratnya pun tidak mencapai empat kilogram.
Perlakuan itu membuatnya kesal, dia mengungkapkan keluhannya melalui media sosial Facebook. Mirisnya lagi, alasan polisi menilangnya karena melanggar pasal 225, yang isinya pun tak terkait dengan pelanggaran disiplin berkendara.
Sebelum itu, kejadian serupa juga menimpa seorang sopir taksi di Jakarta. Ketika itu, taksi yang dikendarainya berhenti sementara di dekat rambu larangan parkir. Rupanya, keputusannya untuk berhenti sementara malah mendapatkan surat tilang dari polisi yang menangkap basah.
Kejadian itu terekam dalam sebuah program televisi swasta nasional. Alhasil, tidak sedikit hujatan yang disematkan kepada aparat karena menilang seenaknya. Banyak yang menuding polisi tak bisa membedakan artinya dilarang berhenti dan dilarang parkir.
Seperti apa perjalanan kasusnya? (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya