Densus 88 tangkap teroris di Batam
Merdeka.com - Densus 88 Polri terus mengembangkan pelaku terduga teroris di Batam, Kepulauan Seribu. Kabagpenum Divhumas Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan, pelaku terduga teroris inisial HA alias Abisya ditangkap pada Rabu (21/12), sekitar pukul 16.30 WIB.
"Ini keterlibatan kelompok KGR pimpinan GRD yang merencanakan kegiatan amaliyah (tindak pidana terorisme)," kata Martinus saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/12).
Menurutnya, pelaku tersebut mengikuti baiat kepada ISIS bersama anggota kelompok KGR di Sungai Ladi, Batam. Pelaku juga ikut serta dalam mengelola Rafiqa Travel milik Rafiqa Hanum, istri Bahrun Naim.
"Pelaku memiliki peran sebagai perekrut orang yang akan bergabung dalam kelompok KGR yang akan berangkat ke Suriah," ujar dia.
Dia juga menambahkan, pelaku tersebut menyembunyikan dua warna negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) etnis Uyghur, yakni Ali dan Doni Sanjaya. Dua orang itu termasuk dalam jaringan teroris The East Turkestan Islamic Movement masuk ke Indonesia secara ilegal ke Batam.
"Kami belum menerima jumlah pasti DPO, namun ini upaya pencegahan yang dilakukan aparat Densus 88 yang selalu bekerjasama dengan pemerintah," tukasnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya