Densus 88 tangkap terduga teroris pelempar molotov di Candi Resto Solo
Merdeka.com - Aparat Densus 88 Antiteror dan Polres Karanganyar mengamankan seorang terduga teroris, di Dukuh Winong RT 02 RW 04, Desa Jatikuwung, Gondangrejo, Senin (4/6). Usai mengamankan terduga teroris, polisi kemudian menggeledah sebuah rumah di desa yang terletak di sebelah utara Kota Solo itu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, terduga ditangkap pada Senin pagi di sekitar TPU Bonoloyo, Kadipiro, Solo. Menurut sejumlah tetangga, terduga teroris adalah seorang pemuda warga desa yang berinisial BW. Selama penggeledahan polisi memasang police line pada radius 100 meter. Sehingga wartawan yang akan mengambil gambar dari dekat tidak bisa.
Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto membenarkan adanya penangkapan terduga teroris tersebut. Pihaknya bersama Densus 88, menangkap seorang pemuda berinisial BW. Menurut Henik, tersangka merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). BW, lanjut Kapolres diduga terlibat pelemparan bom molotov di Candi Resto, Jalan Ir Soekarno, Solo Baru, Sukoharjo beberapa waktu lalu.
"Yang kita tangkap tadi pagi hanya 1 orang,, saat ini olah TKP (tempat kejadian perkara). Tersangka ikut dalam pelemparan molotov di Candi Resto Solo Baru 2016 lalu. Untuk perannya masih kami dalami," jelasnya.
Siti (40) salah seorang tetangga terduga mengatakan, BW memang tinggal di Dukuh Jatikuwung. Namun demikan, ia jarang melihat orangnya. "Menurut tetangga lainnya, dia kerja menjadi tukang rosok (pengumpul barang bekas," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya