Densus 88 kembali geledah rumah terduga teroris di Ambon
Merdeka.com - Sejumlah personel Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror Mabes Polri kembali menggeledah rumah terduga teroris berinisial J atau Imran di kawasan Gunung Malintang, desa Batu Merah, kecamatan Sirimau, Ambon. Dalam penggeledahan tersebut, Imran juga dibawa dengan tangan terborgol dan memakai penutup kepala.
Penggeledahan dilakukan setelah Densus 88 menangkap Imran bersama lima rekannya yang diduga terlibat kegiatan teroris di Ambon (9/9). Selama penggeledahan, Densus 88 menyisir setiap sudut rumah termasuk halaman rumah dan kawasan hutan di sekitar pemukiman.
"Sudah lama mereka diburu dan ternyata ditangkap di Ambon," kata Kapolda Maluku Brigjen Pol. Muktiono di Ambon. Demikian dikutip Antara Selasa (11/9).
Densus 88 coba menemukan kemungkinan masih tersimpannya senjata api maupun bahan peledak lainnya di sekitar rumah itu. Namun hingga saat ini belum diketahui hasil malam ini. Bukti-bukti itu untuk memperkuat penangkapan enam oknum diduga teroris.
Sebelumnya Densus 88 mengamankan enam oknum diduga terlibat kegiatan teroris di Ambon. Mereka ditangkap di kawasan Gunung Malintang, Galunggung dan Kebun Cengkih. Inisial keenam tersangka tersebut adalah S, U, J, A, B dan P.
Penangkapan enam tersangka itu juga disertai barang bukti berupa satu pucuk senjata api jenis MK-3 dan FNC (bukan SS-1, tujuh magazine, 3.000 butir peluru, satu granat, satu pelontar granat, dan satu buku panduan membuat bom. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya