Densus 88 geledah rumah terduga teroris bom 'rice cooker' di Solo
Merdeka.com - Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris, Nur Solihin di Kampung Griyan RT 08/RW 10 Kelurahan Pajang Laweyan, Solo, Jawa Tengah. Penggeledahan dilakukan pukul 11.30 dan berakhir sekitar 12.15 WIB.
Menurut warga setempat, rumah yang ditempati Nur Solihin dan istrinya, Rinda (25) tersebut merupakan milik orangtuanya, Winarto. "Rumah itu, milik orang tua Rinda atau istri Nur Solikin. Solihin itu, pendatang hanya anak mantu Pak Winarto," kata Lurah Pajang, Sarwoko.
Menurut Sarwoko, usia pernikahan Nur Solihin dan Rinda sudah berjalan satu tahun. Solikin dan Rinda sudah mempunyai seorang anak berusia enam bulan.
Sarwoko mengatakan warga sekitar sudah curiga sejak melihat tingkah laku Solikin di mana sangat tertutup dengan lingkungannya.
Polisi kemudian mengamankan istri Nur Solihin, Rinda bersama anaknya untuk sementara dibawa meninggalkan lokasi penggeledahan.
Tim Inafis kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan mereka membawa sejumlah barang yang dimasukan ke dalam bungkusan kertas warna cokelat diduga sebagai barang bukti.
Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Ahmad Luthfi di lokasi penggeledahan mengatakan pihaknya hanya mendukung kegiatan pemeriksaan di rumah Nur Solihin di Pajang Solo ini.
"Namun, kegiatan ini, semuanya wewenang Densus 88. Kami hanya mendukung saja," kata Kapolresta Surakarta.
Menurut dia, semuanya sedang dalam proses barang apa saja yang diamankan oleh polisi. Terduga teroris Nur Solihin merupakan satu dari tiga orang yang ditangkap oleh Pasukan Densus 88 di Bekasi, Sabtu (10/12).
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya