Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Densus 88 dalami temuan 21 rangkaian bom & 3 terduga teroris di Solo

Densus 88 dalami temuan 21 rangkaian bom & 3 terduga teroris di Solo Densus 88 tangkap terduga teroris di Solo. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, masih mendalami penangkapan terduga teroris pada Rabu (12/8) malam, dan penemuan 21 rangkaian bom sebuah rumah kos di Dukuh Gerdu Rt 2 RW VI Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (13/8) siang.

"Kita akan lakukan penyelidikan, kemudian kita deteksi ada pembelian bahan-bahan peledak dan juga bahan-bahan yang bisa dipakai untuk membuat bahan peledak," kata Badrodin usai salat Jumat di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (14/8).

Polisi sedang menelisik lebih jauh siapa saja orang yang terkait dengan penangkapan tersebut. Sehingga dari hasil pengembangan tersebut nantinya akan dilakukan penangkapan.

"Karena itu kita indentifikasi pelaku-pelaku ini siapa saja orangnya, kemudian kita lakukan penangkapan," kata dia.

Lebih jauh Badrodin mengatakan, pada saat ditangkap, terduga teroris Solo ini sudah merancang strategi pembuatan bahan peledak. "Saya belum dapat laporan penggeledahan. Tapi mereka sudah merencanakan membuat bom," beber Badrodin.

Menurut Badrodin, tiga orang pelaku teroris tersebut berhasil diringkus dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah jumlahnya. "Ya, masih ada beberapa ya," katanya singkat.

Untuk aliran dana yang diduga dari Suriah, Badrodin mengatakan, tunggu hasil pemeriksaan nanti baru ketahuan aliran dana itu dari mana.

Sebelumnya pada hari Selasa (12/8) pukul 12.30 WIB, tim Densus 88 melakukan penangkapan terduga jaringan teroris di wilayah Semanggi, Solo. Ada tiga orang yang ditangkap yakni, Ibadurrahman alias Ali Roban (29), Yus Karman (31), Giyanto alias Gento.

Diduga, keterlibatan dari masing-masing orang ini sebagai perakit bom dan yang mengatur aktifitas kelompoknya, berhubungan dengan jaringan ISIS di Suriah, mereka juga mengetahui perakitan bom dan ikut membuat bahan peledaknya, dan menyiapkan sarana dan prasarana‎ untuk merakit dan menyimpan bahan peledak.

Dalam operasi itu, polisi juga menyita barang bukti dari tangan tersangka sebanyak 25 liter asam nitrat sebagai bahan pemuat bom. Selesai penangkapan dilanjutkan penggeledahan di 4 lokasi berbeda dan berhasil menyita beberapa barang bukti berupa 21 buah switching lengkap dengan bahan peledak low exsplosive dengan beberapa bendera ISIS dalam plastik dan baju ISIS.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP