Dengar rekan tewas, puluhan massa bersenjata geruduk LP Kerobokan
Merdeka.com - Puluhan massa dengan membawa senjata tajam mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kerobokan Denpasar. Mereka berusaha menerobos blokade Polisi Pengendali Massa, yang sudah berjaga di jalan dan di depan Lapas.
Mereka menyatakan tidak terima rekannya dikabarkan tewas dan tiga lagi kritis, dalam bentrokan terjadi di dalam Lapas Kerobokan.
"Kalian mau apa? Ayo bicara sama saya. Kalau kalian percaya dan serahkan pada saya persoalan ini, di dalam sudah aman. Saya harap kalian pulang," kata Kapolresta Denpasar, Kombes AA Made Sudana, saat melakukan negosiasi dengan massa dari salah satu ormas di luar lapas, di Denpasar, Bali, Kamis (17/12).
Agung Sudana yang dikepung berusaha meredam emosi massa yang mulai berdatangan dan menutupi badan jalan.
"Suasana di dalam sudah tenang dan kondusif, tolonglah bantu saya untuk tidak menambah keruh suasana. Ini masa tenang pemilu," kata Agung di hadapan massa yang membawa senjata tajam.
Lantaran merasa tidak puas dan ingin melihat situasi di dalam, akhirnya Agung memberikan izin dua orang perwakilan buat memeriksa suasana di dalam, apakah masih tegang atau sudah tenang.
"Tolong rekan-rekan, jangan dibuat panas beritanya. Ini situasi biasa, napi di blok C sudah masuk dan yang ada di blok D, juga sudah masuk. Jadi sudah aman, tidak ada keributan apa-apa kok. Tunggu hasil penyidikan kita soal yang jadi penyebab semua ini, mohon sabar ya," ujar Agung di hadapan sejumlah wartawan.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya