Dendam bocah SMK berujung pembacokan 2 ibu guru
Merdeka.com - AFP seorang pelajar SMK Yayasan Darussalam di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang nekat melakukan percobaan pembunuhan kepada dua gurunya. AFP berbuat demikian karena dendam sering dimarahi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (7/10) sekitar pukul 00.45 WIB di Rumah Yayasan Darussalam, Jalan Samirun Kampung Bubulak RT 01 RW 03 Mekarbakti, Panongan, Kabupaten Tangerang.
"Korbannya, Sri Astuti (45) perempuan Guru/PNS. Dia mengalami dua luka bacokan golok pada kepala bagian samping kiri dan atas. Sedangkan korban kedua Muryanah (23), perempuan, guru Honorer di Yayasan Darussalam. Dia menderita luka lima bacokan golok pada bagian kepala belakang dan jari tangan kiri nyaris putus," jelas Kapolsek Panongan, AKP Kosasih kepada merdeka.com.
Menurut Kapolsek, awalnya diduga rumah yayasan tersebut telah dirampok. Namun, ketika petugas Polsek Panongan melakukan olah TKP, dari pengamatan dan analisa saat itu tidak sama sekali ditemukan petunjuk bahwa telah terjadi peristiwa perampokan.
"Di lokasi dalam keadaan normal tidak berantakan, tidak seperti layaknya suatu pencurian," terangnya.
Ada pun hasil jejak kaki, diduga pelaku masuk melalui pintu atas dengan memanjat pohon yang berhimpit dengan rumah, dan turun melalui tangga yang menuju ruang tamu. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya