Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Demonstran blokir Malioboro

Demonstran blokir Malioboro Aksi mahasiswa menutup Jalan Malioboro, Yogyakarta. merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Setelah menduduki titik nol di pusat Kota Yogyakarta dan membubarkan diri puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Rakyat (ARM) kembali bergerak memblokade jalan Malioboro Kota Yogyakarta.

Dari pantauan merdeka.com, Sabtu(31/3) pukul 15.30 WIB, jumlah mahasiswa yang memenuhi Malioboro  awalnya hanya puluhan. Kini, demonstran mencapai ratusan. Dengan sengaja, begitu tiba dari Gedung DPRD DIY mereka langsung melakukan aksi duduk-duduk di tengah jalan Malioboro, tepatnya di depan Gedung Agung Yogyakarta.

Aksi blokade inipun akhirnya mendapatkan protes dari petugas kepolisian. Kapolresta Yogyakarta AKBP Mustakim langsung memanggil dua orang perwakilan dari ARM untuk bernegosiasi terkait akses jalan.

"Anda aksi menyalurkan aspirasi rakyat kecil. Ini dia dan mereka semua juga rakyat kecil. Tolong untuk rakyat kecil seperti tukang becak, andong, sepeda dan gerobak pedagang supaya dikasih jalan. Mereka kan juga rakyat kecil," tegas Mustakim kepada mahasiswa.

Pernyataan itu juga diamini oleh Supardi salah satu tukang becak yang berada di sekitar jalan Malioboro yang diblokade menjawab; "Ya bener mas. Kalau bisa kita kasih jalan biar bisa lewat bawa penumpang dari Malioboro," ucap Supardi.

Akhirnya ratusan mahasiswa ARM bergeser dan memberi jalan kepada angkutan tradisional yang ingin melewati jalur dari Malioboro menuju ke Kawasan Kraton, Alun-alun Timur dan Kantor Pos Besar Yogyakarta. (mdk/tts)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP