Demokrat: Penyebutan nama Ibas oleh Nazaruddin adalah fitnah
Merdeka.com - Muhammad Nazarudin mengaku sebagai bendahara umum selalu melaporkan mengenai laporan keuangan partai kepada Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekjen Edhie Baskoro alias Ibas. Namun, hal ini dianggap sebagai pembusukan dan fitnah yang dilakukan Nazarudin.
"Penyebutan nama mas Ibas oleh Nazaruddin dalam sidang Angie adalah fitnah dan upaya pembusukan serta upaya menyeret-nyeret mas Ibas dalam persoalan yang menerpa dirinya," ujar Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Andi Nurpati melalui keterangan tertulisnya kepada merdeka.com, Kamis (29/11) malam.
Mantan anggota KPU yang sempat tersandung kasus pemalsuan dokumen putusan Mahkamah Konstitusi ini mengimbau Nazarudin untuk memikirkan kasus yang menimpanya. Sebab, hal ini dapat meringankan hukuman yang sedang dijalani oleh Nazaruddin tersebut.
"Menghimbau saudara Nazaruddin agar lebih fokus pada pembelaan diri dan memperingan diri dalam persoalan hukum yang dialami," kata dia.
Sebelumnya, dalam persidangan terdakwa Angelina Sondakh kemarin (29/11) Nazaruddin mengaku selama menjadi Bendahara Umum Partai Demokrat selalu melaporkan keuangan partai kepada Ketua Umum Partai Anas Urbaningrum dan Sekjen partai Edhie Baskoro Yudhoyono. Tak terkecuali anggaran untuk pembuatan kalender bergambar Anas senilai Rp 2 Miliar yang berasal dari dana proyek Universitas juga dilaporkan.
"Saya melaporkan soal pengeluaran uang itu juga ke Mas Ibas," Kata Nazarudin dalam persidangan di Tipikor, Kamis (29/11). (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya